Sebagai organisasi yang lahir dari semangat cinta alam, Sispala meyakini bahwa pelestarian lingkungan tidak cukup hanya melalui kegiatan penanaman pohon, bersih sungai, atau konservasi kawasan hijau. Lebih dari itu, dibutuhkan perubahan karakter, etika, dan gaya hidup yang ramah lingkungan agar keseimbangan ekosistem dapat terus terjaga bagi generasi mendatang.
Ketua Umum Forum Alumni Sispala Jakarta, Adjie Rimbawan menyampaikan bahwa nilai-nilai Tobat Ekologis sejalan dengan prinsip dasar pendidikan Sispala yang menanamkan kepedulian terhadap alam, tanggung jawab sosial, serta semangat menjadi pelopor pelestarian lingkungan. Melalui berbagai kegiatan pendidikan karakter, aksi konservasi, pelestarian sungai, penghijauan, dan kampanye lingkungan, Sispala berkomitmen menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menghadapi krisis iklim dan kerusakan lingkungan.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta komunitas pecinta alam untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Tobat Ekologis melalui tindakan nyata, seperti mengurangi sampah plastik, menjaga kebersihan sungai, melestarikan hutan, menghemat penggunaan air dan energi, serta membangun budaya hidup yang selaras dengan alam", ujar Adjie Rimbawan
Melalui semangat Tobat Ekologis, Forum Alumni Sispala Jakarta berharap lahir generasi yang tidak hanya mencintai alam, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk menjaga bumi sebagai warisan yang harus diteruskan kepada anak cucu dalam kondisi yang lebih baik.(AR)
Komentar0